Sabtu, 11 Mei 2013

KAMU (part10)




Kamu....
Begitu jauh...
Katika rasa menyingkap kerinduan yang menyamar...
Menyamar pagi dalam dekapan kejora...
Begitu sulit...
Saat nyata tak pernah sejalan dengan angan...
Angan sunyi yang hanya terdengar oleh goresan perih...
Kamu...kamu...kamu...
Begitu dekat...
Kala airmata terseka sejuknya secuil kata darimu...
Kata yang teramat sangat berharga untuk patahan sayapku...
Begitu mudah...
Bila kenangan indah itu kembali mengusik...
Mengusik sukma yang terlilit rindu hingga membiru sendu...
Kamu...kamu...apa kamu tahu...
Ada diriku yang menantimu...selalu...

Rabu, 08 Mei 2013

KAMU (part9)





Dan aku masih di sini…
Bersandar pada malam yang menancap sejurus dengan sembunyimu…
Ah..bukan. Kamu tak mungkin sembunyi…
Melainkan mengerti untuk tak terlalu nyaring menyentuh hati…
Yah. Seperti itulah dirimu…
Hadir selalu dalam balutan  kata..membungkam raga melumpuhkan nalar seketika
Lalu pergi melalui lantunan merdu sayatan luka…membius semua rasa hingga terdiam membeku
Ah…bukan. Bukan seperti itu katamu…
Melainkan sekedar insan biasa yang selalu menyapa dalam sungkan
Yah. Nyatakanlah apapun makna dirimu…disitu…
Namun biarkan dirimu nyata dalam rinduku dengan caraku…disini…
Sekarang, besok, lusa ataupun selalu…

080513  

Selasa, 07 Mei 2013

KAMU (part8)



“Hari ini, apa ya yang ingin kutulis?”
Lalu mengusap lembut kertas kosong ini…

“Hmmm…” ku hanya bisa bergumam…membunuh waktu…

Masih kosong.

Angin menerpa seakan berkata “Hai kamu…”

Kucoba merasakannya, mendengarkannya…lagi…

“Hai.”

Dan seketika aku membuka mata…

Memandang jingga…terang… yang perlahan tenggelam

Tenggelam bersama datangnya petang…

Dan angin itu masih saja berhembus, makin terasa…

Aku tersenyum…

Menyadari ada kamu disitu…

Pada angin, pada jingga, pada petang…

Kamu…

Selalu ada, meski tak mampu menjangkau sentuh…

Meski terlalu jauh untuk beradu sua…

Aku tahu, kamu selalu ada…

Seperti angin, yang selalu menyapaku tanpa perlu ku tahu…

Seperti jingga, yang akan selalu hadir membingkai senja…

Seperti petang, yang selalu setia menjemput sang malam…

Kini kertas ini terisi kembali…

Kembali terisi tentang kamu…selalu…


070513

Senin, 06 Mei 2013

KAMU (part7)




Hai…kamu…

Apa kabarmu?

Lewat sudah hari istimewaku…namun kamu, sulit kutepis ditiap jengkal ingatanku…

Maaf…maafkan aku…

Aku berusaha menjaganya…

Aku berusaha menjaga seperti yang kamu inginkan...

Aku sedang dan selalu berusaha menjaganya…menjaga hati kita…

 Menjaga agar terus saling menjaga selamanya…

Dengan mencoba berbicara melalui sulaman kata…

Dengan mencoba mengerti bukan sepenuhnya waktumu ada untukku…

Dengan mencoba mengerti menunggumu adalah bukanlah sengajamu…

Dengan takutku mempersulitmu, dengan khawatirku menganggu harimu…aku mencoba diam…

Diam bukan untuk menghindar. Diam bukan untuk menjauh…

Namun diamku untuk mencoba mengerti  agar hati tak terlalu berharap lagi…

Meskipun segenap daya harus kutelan sukarnya…

Tak mengapa!

Tidak, aku tidak akan menyesali semua ini…

Karna mungkin saja, kamu pun melakukannya…

Kamu pun melewati sakitnya…kamu pun juga menelan getirnya…

Maaf, atas perasaan ini…yg tak pernah bisa kutahu awal dan akhirnya…

Maaf karna ku tak kuasa menahan hadirnya…

Maaf jika ku terlalu mempersulitmu…

Maaf, melibatkanmu dalam kisah sendu ini…


060513

Minggu, 05 Mei 2013

KAMU (part6)





Mungkin, lupa!
Atau mungkin sibuk!
Apa memang tidak ingat sama sekali?!
Ya, semoga hanya lupa. Bukan yang lain.
Begitulah, aku mencoba menghibur diriku sendiri...

Kamu…apakah kamu bisa merasakannya juga…
Lelah terkadang menghampiri…
Menemani kerinduan yang terlalu berat untuk kubawa
Mengharapkan istimewamu mengisi relung terdalamku…
Segenap daya, pikiran, jiwa dan hatiku mencoba berpijak pada bijak
Setetes embun terlalu pagi untuk dinanti, hingga kering dahaga menjadi
Secercah cahaya surya pun terkabutkan oleh pekatnya sebuah tanda tanya
Kosong, hampa….hilang rangkaian simpul termanis yang seharusnya singgah di istimewaku lalu
Sepi, sunyi…bosan pun sama seperti waktu lalu
Kamu…benarkah kamu lupa?
Benarkah?
Ingin hati mengungkap jawabnya, namun ada sesak yang berkata biarlah!
Biarkan saja, biar!
Terimalah!
Rasaku adalah milikku, asaku adalah hakku, dan cintaku adalah baru menjadi milikku sendiri
Segenap cara untuk menyeka sedihku tak satupun menyadarkanku
Menyadarkanku bahwa hatimu belum sepenuhnya milikku…kini…
Kamu…
Terima kasih atas diammu di hari istimewaku
Terima kasih kamu seolah tiada harus hadir mengisinya
Terima kasih selalu membuat hati menunggu dan mengharapkan secuil pedulimu
Aku, tetap mendoakanmu di tiap sujudku…
Meski perih terkadang masih kukecup kala ingat semua rasa sendiri ini
Meski terkadang ingin membenci menggunungi hati, namun selalu saja tak mampu
Kamu… iya, kamu…
Aku kehabisan kata memaknai perasaan ini…
Kamu…tahu, aku tak inginkan apapun kecuali perhatianmu…

050513 

Sabtu, 04 Mei 2013

KAMU (part5)






Hai Kamu….
Aku menunggumu…
Aku menantikanmu…
Kamu tidak melupakannya…  Ya kan? Kamu tidak lupa kan?
Aku tak mau seperti tahun lau…
Menunggumu…hingga lelah dan terlelap…
Masih boleh kan aku menantimu?
Hatiku mencoba mencari ketenangan dengan menyeka keraguan,
Menghapus kecemasan yang tiada pernah datang untuk diundang…
Malam ini aku berharap, ada bersamamu…
Malam ini aku mencoba merangkai asa, meski entah akan meretas ke samudra yg mana
Malam ini aku ingin merangkul segala resah, gelisah dan gundah gulana agar ringan jiwa ini melangkah
Kamu, akan hadir di mala mini kan?
Bukan menjadi yang terlupakan olehmu adalah kado terindah bagiku…
Ijinkan aku merasakan hangat sapa dan perhatianmu padaku, melebihi kemaren
Sampaikan ‘mywish’ ini dalam untaian doamu….maka akupun senantiasa mengisi doaku untukmu
Kamu…hanyalah kamu yang membuatku bahagia
Tersenyumku ketika melihatmu saja, tersentuhku ketika mendengar merdumu saja

040513