Wooowww....
Surprise melihat tampilan serta setting blog ini. Sekian lama menelantarkan rumah imajinasi dan pikiranku disini sungguh berbeda. Terutama di dashboardnya. Aq merasa bersalah, sedih dan juga bengong. Merasa bersalah karena susah melawan mood nulis yg sering bandhel ga mau ON. Kalau toh aq mengatakan karena ada kesibukan lain di luar ngeblog kesannya 'kakean alesan'. Bengong karena begitu mood ada eh bingung mau nulis apaan. Nah berhubung ini sudah beberapa moment terlewatkan, maka kali ini akan memposting sekaligus. Dan semua akan diambil dari rumah maya yg lain yaitu Kompasiana. Jika ada yg perlu ditambah atau diperbaiki baru akan disematkan kemudian.
Ok, let's we start:
http://fiksi.kompasiana.com/prosa/2011/08/13/fsc-surat-yang-tak-terbaca/ Ini adalah tulisanku ketika berpartisipasi dalan event FSC - Fiksi Surat Cinta oleh para Kompasioner. Sebenarnya ada tiga tulisanku yg aq ikutsertakan. Akan tetapi tulisan yg ini lebih direspon baik oleh teman-teman. Begitupun aq merasa tulisan yg ini lebih*Jleb hehehehe... Event FSC ini adalah event yg kesekian kalinya diadakan oleh Kompasioner. Dan disaat event ini berakhir disepakati bahwa karya FSC ini akan dibukukan. So, ini jadi buku Antologi ketiga ku semenjak bergabung di Kompasiana. Meski hanya menyumbang satu tulisan tetapi aq senaaaannggg.
Next:
http://sosbud.kompasiana.com/2011/12/03/3d-on-3rd-december/ Tulisan ini sebenarnya hanya ingin berbagi tentang adanya hari Difable International. Hari spesial untuk orang-orang spesial sepertiku. Tidak ada event atau acara yg gimana gtu. Tetapi tulisan ini sekedar sebagai wacana dari hasil pemikiran dan pemahamanku tentang difabel (orang berkebutuhan khusus)
http://lifestyle.kompasiana.com/catatan/2011/12/12/kebersamaan-dalam-kompasianival/ Di bulan Desember ini juga ada event spesial. Yaitu ulang tahun Kompasiana. Semua berkesan, sangat berkesan. sampai-sampai aq dikejutkan dengan tulisan Kompasioner of The Year 2011 ini mbak Christie tentang aq. Padahal semua yg datang disini adalah orang-orang hebat loh! http://sosbud.kompasiana.com/2011/12/13/mba-galuh-kamu-memang-hebat/ Benar-benar pengalaman yg berharga bisa Kopdar bersama Kompasioner dan bertemu dg orang hebat lainnya. Untuk foto yg lebih lengkap klik fb ku yah www.facebook.com/griyagaluh
Di awal tahun 2012 kembali moment yg spesial terjadi. Yaitu aq bertemu dengan seorang penulis Best Seller Dewi Dee Lestari. Wow...emejing!! Dengan moment ini aq semakin terpacu untuk menelorkan buku atas namaku sendiri. Meskipun hingga detik ini proses menuju pencapaian tersebut masih selalu terseok-seok. Tapi aq masih belum menyerah dan tidak akan menyerah. Pokoknya harus punya keyakinan dan ketangguhan yg luar biasa besar. http://lifestyle.kompasiana.com/catatan/2012/01/15/minum-kopi-bersama-dewi-dee-lestari/
Bulan berikutnya aq kembali disurprise kan oleh sebuah telepon dari Radio Idola Semarang. Mereka memintaku melakukan interview by phone. Padahal beberapa bulan sebelumnya aq juga pernah diinterview langsung tapi dengan announcer yg berbeda dan tema berbeda juga. http://lifestyle.kompasiana.com/catatan/2012/02/20/impossible-%E2%86%92-im-possible/ Jika boleh jujur aq ga puas pada interview ini. Sebab aq merasa belum tuntas dan masih ada yg sebenarnya pengen aq share. Tapi karena keterbatasan waktu, yah..mau ga mau harus segitu aja kesempatannya. Tetep merasa senang dan bersyukur sih. Masih dipercaya dan diminta untuk sharing. Semoga mereka tidak kapok yah calling2 aq. hehehe
Bulan berikutnya aq disibukkan oleh kegiatan bersama Team Adaptive. Sama seperti postingan aq sebelum-sebelumnya disini yg menceritakan tentang pelatihan. Dan kali ini kami menangani perusahaan OXY dan juga Logan Food.
Well, that all..yg bisa aq share saat ini. Aq ucapkan terimakasih juga pada follower yg ada di sini. Semoga kalian tidak kapok sudah memfollow aq yah!!! Sekian posting rapelan pada malam ini. Semoga segera bertemu dengan mood menulis lagi yah!!
Salam Senyum dariku^^
Selasa, 24 April 2012
Selasa, 02 Agustus 2011
1st Cerpen @diffamajalah
Sore ini, tepatnya 2 Agustus 2011 hari kedua puasa, ada kiriman datang. Amplop coklat itu membuatku menebak-nebak. Sampai mataku menemukan tulisan Diffa di sudut kiri amplop. Sebenarnya aq sudah tahu apa isinya dan apa yang spesial di dalamnya. Karena mas Irwan beberapa waktu yang lalu sudah memberi kabar bahwa salah satu cerpen karyaku akan dimuat.

Saat itu mas Irwan bilang akan dimuat di edisi bulan Agustus. Ternyata bukan, tepatnya di edisi bulan Juli. Berhubung pemberitahuannya agak terlambat jadi baru sekarang majalahnya sampe ke rumah. But that’s ok! Nggak jadi masalah buatku kapan terbitnya. Yang terpenting karyaku di muat.
Buka-buka halaman majalah..”Mana ya?” Pikiranku sempit, karena sebelumnya puisiku juga sempet nangkring di majalah Story tapi nggak begitu keliatan karena namaku tampak kecil di situ. Lah...dalah...di sini ternyata...Mantabz!! Liat sendiri deh!

Hehe^^ nggak cuma itu sih yang bikin aq terkesima dengan majalah ini. Bukan cover bagian depannya, melainkan bagian belakangnya. Nih...

Iya sih, aq nggak bisa main musik. Tapi kenapa tiap kali ada hubungannya dengan musik aq selalu antusias ya?? *Jangan tanya kenapa* Meskipun belum memutuskan apakah ada planning untuk ngikutin event ini (cover belakang majalah diffa)tapi apa salahnya coba bikin, ya nggak? Problemnya adalah yang maen musiknye sape??? *Ah sudahlah*
Anyway, hari kedua puasa ini jadi spesial karena majalah Diffa. Semoga selanjutnya aq masih bisa menjejakkan namaku di dalamnya Amin.
Saat itu mas Irwan bilang akan dimuat di edisi bulan Agustus. Ternyata bukan, tepatnya di edisi bulan Juli. Berhubung pemberitahuannya agak terlambat jadi baru sekarang majalahnya sampe ke rumah. But that’s ok! Nggak jadi masalah buatku kapan terbitnya. Yang terpenting karyaku di muat.
Buka-buka halaman majalah..”Mana ya?” Pikiranku sempit, karena sebelumnya puisiku juga sempet nangkring di majalah Story tapi nggak begitu keliatan karena namaku tampak kecil di situ. Lah...dalah...di sini ternyata...Mantabz!! Liat sendiri deh!
Hehe^^ nggak cuma itu sih yang bikin aq terkesima dengan majalah ini. Bukan cover bagian depannya, melainkan bagian belakangnya. Nih...
Iya sih, aq nggak bisa main musik. Tapi kenapa tiap kali ada hubungannya dengan musik aq selalu antusias ya?? *Jangan tanya kenapa* Meskipun belum memutuskan apakah ada planning untuk ngikutin event ini (cover belakang majalah diffa)tapi apa salahnya coba bikin, ya nggak? Problemnya adalah yang maen musiknye sape??? *Ah sudahlah*
Anyway, hari kedua puasa ini jadi spesial karena majalah Diffa. Semoga selanjutnya aq masih bisa menjejakkan namaku di dalamnya Amin.
Kembali Berpetualang ke Oslo>>Solo
Kamis, 28 Juli 2011
Awalnya sih emang pengennya maen2 aja. Sekalian menyambut kembalinya adik, sahabat, patner sekaligus asisten ’terklik’ ku yang baru pulang dari perantauan, Nunik. hehe^^ Eh ternyata Indah a.k.a Emak ngabarin ada seminar di kampusnya. Dan dengan mudahnya memikatku untuk ikut. So, tujuannya nambah deh! Seminar plus Refreshing.
Pagi itu, seperti biasanya aq dan Nunik berangkat dari Bawen (dianterin Bokap, coz masuk agak siang). Karena pesan Emak musti nyampe tempat sebelum jam9 maka selama perjalanan dari rumah ke terminal cuma ’Jangan telat donk, plis..plis..’ Dan terkabul, langsung dapet bis terus cap cus deh!
Sampe sana ternyata belum mulai hehe^^ Ayem nggak dapet omelan. Oiya, Seminar ini tentang ”Pendidikan Karakter Melalui Dongeng” yang diadain di UMS. Di sini ada tiga pembicara yaitu Bpk Trisno (Pemain Teater), Ibu Nanik (Dosen ISI), Ibu Tatik (Dosen UMS). Menarik. Sebab mengulas tentang pentingnya mendongeng bagi pendidikan di Indonesia. Melihat perkembangan karakter anak-anak saat ini yang cenderung telah terdoktrin dengan acara-acara televisi yang belum tentu memuat nilai-nilai moral yang bisa menjadi pengaruh baik bagi perkembangan sikap serta perilakunya.
Berhubung aq ini narsis (ngaku.com) aq bilang ke Indah pengen foto sama boneka dongeng yang di bawa Bpk Trisno tadi. Dia malah nyuruh minta sendiri langsung ke orangnya, Baiklah, siapa takut! hehe^^ Nih aq bersama para pembicaranya, terus boleh nyobain boneka dongengnya juga loh! hehe


Nah, kelar seminar aq dan Nunik nungguin Indah evaluasi dulu coz aq bakal nginep ke kosnya Indah. Jadi karena belum tahu lokasi kosnya dimana ya jadinya nungguin dulu sampe kelar ngurusin semua-semua. Hehe...ternyata selama seminar sampe nungguin ini ada yang terkapar lemas tak berdaya. Nunik. Soalnya dia abiz begadang. Katanya sih ada turnamen di kampungnya dan dia jadi panitia. So, dia begadang dulu biar hari ini bisa nemenin aq. Ohh..so sweeettt nggak sih! Sampe segitunya buat aq. *tersipu
And...meluncurlah kita ke kosnya Indah. Bilangnya sih deket. Tapi...alamak jang, jauhnyoooo...apalagi jalan menuju kosnya juga bikin ngakak nggak ketulungan. Aduh..goyang pinggul deh bpk becaknya! xixixi
Setelah istirahat, makan siang, mandi dll. Aq ngajakin Indah dan Hayu buat ketemuan. Yah, pengen ngobrol2 aja sih...reuni mini gtu. Yang heboh itu nentuin tempatnya. Ampe kayak berantem kita bertiga hahahaha....*ngeyelkabeh* Tapi akhirnya kita mutusin buat ketemu di Am-pm daerah Manahan.


Wuih..ternyata pas ada pertandingan bola. Hehe..kagak ngikutin acara bola soalnya, jadi nggak nggeh deh! Rame juga. Berhubung aq, Indah dan Hayu nggak begitu interest sama acara bola jadi ya ngobrol ngebrel aja sesuka kita. Mulai dari curhatannya Hayu, Indah dan aq?? emmm...dikit hehe^^ Nostalgia masa-masa kuliah... Wah pokoknya seru deh! Yang ngikutin banget tuh acara bola siapa lagi klo bukan Nunik. Dia doyan bola apa karena nggak ngerti obrolan kita ya??? hehe^^ piss. Sebenernya aq betah banget berlama-lama di situ, coz tempatnya cozy enak buat nongkrong, ada live accousticnya juga. Tapi berhubung ada jam malam di kosnya Indah dan Hayu juga nggak boleh pulang malem, so sekitar pukul 22.00 qt cabut deh! Meskipun sebentar tapi seru!!
Back to kos, tepar. haha^^
29 Juli 2011
Pagi ini, rencananya aq mau jalan2 aja dulu keliling Solo. Terus agak siangan cabut ke Yogya. Tapi ternyata planning berubah. Siang Indah musti balik ke Salatiga, dan aq tergiur buat nonton Harry Potter dulu. Nah, singkat cerita si Hayu semalem nawarin buat nginep di rumahnya. So, daripada pusing nyari2 penginepan di Solo akhirnya aq mengiyakan tawaran Hayu. Indah pun jadi nggak kepikiran deh sama aq.
Makan siang dulu deh sama Indah. Ngajakin makan Soto, dan di situ ternyata menunya macem2..eh ada Selad juga. Yah, pesen deh tuh Selad Seger (keturutan juga akhirnya mkn selad Solohehe^^) Habis makan siang aq nganterin Indah ke tempat pemberhentian bis buat ke Salatiga. Dan aq meluncurlah ke SGM *ngejar jam tayang Harry Potter Chyyynnn. Pemutaran pertama itu 12.45 tapi sampe sana udah 13.05. Pas liat antriannya juga bikin panik. Puuaannjjjjaaaanggggnnyyyoooooo....!!! Sambil dag dig duer takut kehabisan tiket, Nunik pun ngantri juga. Eh...beberapa saat kemudian ada seorang petugas bioskop yang nyamperin Nunik, terus ngajakin ke depan. Ternyata kita di kasih duluan sama petugasnya. So, tiket untuk jam berikutnya udah di tangan deh! Thankyu ya pak! hehe^^


Fenomena Harry Potter memang amazing. Gimana enggak. Kursi penonton penuh. Padahal klo dipikir-pikir, ini jam siang loh! Ada yang masih kerja, sekolah dll. Udah gtu penonton juga ngasih applouse nya nggak tanggung-tanggung. Terbukti saat adegan Molly Wesley (Ibunya Ron) duel sama Bellatrix Lestrange dan dimenangkan oleh Ibunya Ron Yuuhhuuuu....satu gedung tepuk tangan, ada juga yang teriak-teriak...Weee... Nggak cuma itu pas adegan Neville Longbottom memangkas Horcrhux seketika pula riuh rendah tepuk tangan dan suara penonton membahana. Wuuiiihhh...keren abiz! Gila. Emang beda feelnya nonton DVD di rumah atau di TV dengan langsung di 21 kyk gini.
Klo aq sih adegan yang masih terbayang-bayang sampe sekarang and bikin nyandu buat nonton lagi adalah ALBERTUS SEVERIUS POTTERnya itu loh!! Ya ampyyuuunnn kok ada sih mahluk yang guantengnya selangit gituu... Muncul cuma bentar tapi jadi Trending Topik di Twitter bareng Neville Longbottom. Hah...*geleng2
Kelar nonton muter2 SGM bentar sambil nungguin Hayu jemput. Dapetnya minuman, lulur bali (gara2 embaknya yg jual pinter ngomong nih:D) plus foto-foto Kyaaa*
And then...cerita berlanjut ke rumah Hayu. Ternyata ini di daerah Manahan loh! Tempat yang nggak asing lagi buat aq, tapi ya baru kali ini tahu klo Hayu tinggal di sini hehe^^
Berhubung udah menjelang malem and nggak enak sama keluarganya klo mau maen2 lagi akhirnya malem itu diisi dengan curcol part2 (lanjutan dari Am-pm) hehe^^
30 Juli 2011
Hayu ngajakin buat kulineria nih pagi2. Oke deh! sekitar pukul 07.30 kita cabut ke daerah belakang Manahan. Ini nih enaknya di Solo, jalan-jalannya mudah dilalui buat yang berkursi roda kyk aq. Nggak ribet kyk di Jakarta (Ya..iyalah:D) Sampe tempat, Hayu langsung pesen makanan2 yang belum pernah kita cobain antara lain ada Cabuk Rambak, Nasi Liwet, Pecel Ndeso dan Wedang Angsle. Memang semua serba bersantan. Dan aq nggak suka santan. Tapi, ternyata ini pengecualian. Terutama minumannya Wedang Angsle yang notabene pake santan ini berhasil menjebol min set aq tentang anti santan. Klo nyebutnya tuh santannya ’alus’ nggak bikin eneg, maghteh gtu. Makanya aq doyan hehe^^ Harganya juga jaminan murah meriah loh! Ini dia makanananya...




Selesai kulineria lanjut ke Stadion Manahan. Mau ngapain coba?? Kagak ngapa2in..Cuma muter2 doank...liat anak2 sekolah yang pada pawai menyambut Ramadhan, liat basket, tennis, orang2 yg pada senam jogging dll. Oiya...ngambil gambar a.k.a foto2 Wahahah..tetep yee..narsisnya nggak ketinggalan. Di sini Hayu juga ngelanjutin curcol part3nya lagi loh! huahauhauaaaa...memang aq selalu jadi tempat curcol keman-mana.




Nah, abiz dari situ...niatannya sih mau ke pasar yang deket-deket rumah Hayu buat cari kue2 kering yang bisa dijual lagi. (Cerita singkatnya, project kue keringku gagal tanpa penjelasan yang jelas dari yang ngakunya patner *sebel) Eh...malah kagak jadi...coz dapet penjualnya yang sangat amat teramat ramah sekali...Sehingga bikin kita illfill seketika.
Balik dari pasar Nangka udah siang, aq dan Nunik sempet bingung mau ngapain lagi. Terus qt mutusin buat balik aja ke Ambarawa.
Meskipun cuma semalem tapi aq makasih bangets loh buat mama papanya Hayu juga adik2nya: Bintang & Gita. Udah direpotin sama tamu yang satu ini hehe^^ Aq seneng bisa diterima dengan baik di sini. Next time klo ke Solo lagi pasti aq mampir deh! nggak kapok kan Yu?? hehe^^
Perjalanan menuju terminal menggunakan becak. Alat transportasi paling direcomennded deh di Solo, Jogja, Semarang. Aq geli ketika Nunik comment “Coba kalo Bandungan ada becak yah...pasti seru! Tapi kakinya bakalan gempor deh jadinya!” Hahahaha..gimana nggak gempor orang jalanannya naik turun. Ada ada aja si Nunik. Tapi klo dipikir –pikir boleh juga loh ada becak, alat transportasi murah meriah dengan semilir angin sepoi..sepoi... *halah
Begitu turun becak, langsung masuk bis. Wah mantabz. Langsung wez...wez..wez... Jadi bikin planning lagi deh! “Ntar kita jalan2 dulu yuk di Ambarawa!” Kata Nunik. Dan aq pun mengiyakannya hehe^^ naluri melancongnya masih membara. Eh..pas nyampe Ambarawa angkutannya nggak bisa turun pasar, malah lewat Tambakboyo langsung Pauline. Dan ternyata Bonyok udah stand by aja gtu di situ... Iyaaahhh...rencana terakhir cancel.
Dan hari itu diakhiri dengan nganterin Nunik pulang. Nggak tahu deh gimana capeknya Nunik...coz abiz aq anter dia lanjut sama temen2nya ngurusin turnamen yang sempet ditinggalin. Nunik, aq cuma mau bilang You Are Truly Wonderwoman dah! hahahaha^^
Thankyu buat semuanya ya: Indah, Hayu and Nunik^^ kiss hug*
Awalnya sih emang pengennya maen2 aja. Sekalian menyambut kembalinya adik, sahabat, patner sekaligus asisten ’terklik’ ku yang baru pulang dari perantauan, Nunik. hehe^^ Eh ternyata Indah a.k.a Emak ngabarin ada seminar di kampusnya. Dan dengan mudahnya memikatku untuk ikut. So, tujuannya nambah deh! Seminar plus Refreshing.
Pagi itu, seperti biasanya aq dan Nunik berangkat dari Bawen (dianterin Bokap, coz masuk agak siang). Karena pesan Emak musti nyampe tempat sebelum jam9 maka selama perjalanan dari rumah ke terminal cuma ’Jangan telat donk, plis..plis..’ Dan terkabul, langsung dapet bis terus cap cus deh!
Sampe sana ternyata belum mulai hehe^^ Ayem nggak dapet omelan. Oiya, Seminar ini tentang ”Pendidikan Karakter Melalui Dongeng” yang diadain di UMS. Di sini ada tiga pembicara yaitu Bpk Trisno (Pemain Teater), Ibu Nanik (Dosen ISI), Ibu Tatik (Dosen UMS). Menarik. Sebab mengulas tentang pentingnya mendongeng bagi pendidikan di Indonesia. Melihat perkembangan karakter anak-anak saat ini yang cenderung telah terdoktrin dengan acara-acara televisi yang belum tentu memuat nilai-nilai moral yang bisa menjadi pengaruh baik bagi perkembangan sikap serta perilakunya.
Berhubung aq ini narsis (ngaku.com) aq bilang ke Indah pengen foto sama boneka dongeng yang di bawa Bpk Trisno tadi. Dia malah nyuruh minta sendiri langsung ke orangnya, Baiklah, siapa takut! hehe^^ Nih aq bersama para pembicaranya, terus boleh nyobain boneka dongengnya juga loh! hehe


Nah, kelar seminar aq dan Nunik nungguin Indah evaluasi dulu coz aq bakal nginep ke kosnya Indah. Jadi karena belum tahu lokasi kosnya dimana ya jadinya nungguin dulu sampe kelar ngurusin semua-semua. Hehe...ternyata selama seminar sampe nungguin ini ada yang terkapar lemas tak berdaya. Nunik. Soalnya dia abiz begadang. Katanya sih ada turnamen di kampungnya dan dia jadi panitia. So, dia begadang dulu biar hari ini bisa nemenin aq. Ohh..so sweeettt nggak sih! Sampe segitunya buat aq. *tersipu
And...meluncurlah kita ke kosnya Indah. Bilangnya sih deket. Tapi...alamak jang, jauhnyoooo...apalagi jalan menuju kosnya juga bikin ngakak nggak ketulungan. Aduh..goyang pinggul deh bpk becaknya! xixixi
Setelah istirahat, makan siang, mandi dll. Aq ngajakin Indah dan Hayu buat ketemuan. Yah, pengen ngobrol2 aja sih...reuni mini gtu. Yang heboh itu nentuin tempatnya. Ampe kayak berantem kita bertiga hahahaha....*ngeyelkabeh* Tapi akhirnya kita mutusin buat ketemu di Am-pm daerah Manahan.
Wuih..ternyata pas ada pertandingan bola. Hehe..kagak ngikutin acara bola soalnya, jadi nggak nggeh deh! Rame juga. Berhubung aq, Indah dan Hayu nggak begitu interest sama acara bola jadi ya ngobrol ngebrel aja sesuka kita. Mulai dari curhatannya Hayu, Indah dan aq?? emmm...dikit hehe^^ Nostalgia masa-masa kuliah... Wah pokoknya seru deh! Yang ngikutin banget tuh acara bola siapa lagi klo bukan Nunik. Dia doyan bola apa karena nggak ngerti obrolan kita ya??? hehe^^ piss. Sebenernya aq betah banget berlama-lama di situ, coz tempatnya cozy enak buat nongkrong, ada live accousticnya juga. Tapi berhubung ada jam malam di kosnya Indah dan Hayu juga nggak boleh pulang malem, so sekitar pukul 22.00 qt cabut deh! Meskipun sebentar tapi seru!!
Back to kos, tepar. haha^^
29 Juli 2011
Pagi ini, rencananya aq mau jalan2 aja dulu keliling Solo. Terus agak siangan cabut ke Yogya. Tapi ternyata planning berubah. Siang Indah musti balik ke Salatiga, dan aq tergiur buat nonton Harry Potter dulu. Nah, singkat cerita si Hayu semalem nawarin buat nginep di rumahnya. So, daripada pusing nyari2 penginepan di Solo akhirnya aq mengiyakan tawaran Hayu. Indah pun jadi nggak kepikiran deh sama aq.
Makan siang dulu deh sama Indah. Ngajakin makan Soto, dan di situ ternyata menunya macem2..eh ada Selad juga. Yah, pesen deh tuh Selad Seger (keturutan juga akhirnya mkn selad Solohehe^^) Habis makan siang aq nganterin Indah ke tempat pemberhentian bis buat ke Salatiga. Dan aq meluncurlah ke SGM *ngejar jam tayang Harry Potter Chyyynnn. Pemutaran pertama itu 12.45 tapi sampe sana udah 13.05. Pas liat antriannya juga bikin panik. Puuaannjjjjaaaanggggnnyyyoooooo....!!! Sambil dag dig duer takut kehabisan tiket, Nunik pun ngantri juga. Eh...beberapa saat kemudian ada seorang petugas bioskop yang nyamperin Nunik, terus ngajakin ke depan. Ternyata kita di kasih duluan sama petugasnya. So, tiket untuk jam berikutnya udah di tangan deh! Thankyu ya pak! hehe^^
Fenomena Harry Potter memang amazing. Gimana enggak. Kursi penonton penuh. Padahal klo dipikir-pikir, ini jam siang loh! Ada yang masih kerja, sekolah dll. Udah gtu penonton juga ngasih applouse nya nggak tanggung-tanggung. Terbukti saat adegan Molly Wesley (Ibunya Ron) duel sama Bellatrix Lestrange dan dimenangkan oleh Ibunya Ron Yuuhhuuuu....satu gedung tepuk tangan, ada juga yang teriak-teriak...Weee... Nggak cuma itu pas adegan Neville Longbottom memangkas Horcrhux seketika pula riuh rendah tepuk tangan dan suara penonton membahana. Wuuiiihhh...keren abiz! Gila. Emang beda feelnya nonton DVD di rumah atau di TV dengan langsung di 21 kyk gini.
Klo aq sih adegan yang masih terbayang-bayang sampe sekarang and bikin nyandu buat nonton lagi adalah ALBERTUS SEVERIUS POTTERnya itu loh!! Ya ampyyuuunnn kok ada sih mahluk yang guantengnya selangit gituu... Muncul cuma bentar tapi jadi Trending Topik di Twitter bareng Neville Longbottom. Hah...*geleng2
Kelar nonton muter2 SGM bentar sambil nungguin Hayu jemput. Dapetnya minuman, lulur bali (gara2 embaknya yg jual pinter ngomong nih:D) plus foto-foto Kyaaa*
And then...cerita berlanjut ke rumah Hayu. Ternyata ini di daerah Manahan loh! Tempat yang nggak asing lagi buat aq, tapi ya baru kali ini tahu klo Hayu tinggal di sini hehe^^
Berhubung udah menjelang malem and nggak enak sama keluarganya klo mau maen2 lagi akhirnya malem itu diisi dengan curcol part2 (lanjutan dari Am-pm) hehe^^
30 Juli 2011
Hayu ngajakin buat kulineria nih pagi2. Oke deh! sekitar pukul 07.30 kita cabut ke daerah belakang Manahan. Ini nih enaknya di Solo, jalan-jalannya mudah dilalui buat yang berkursi roda kyk aq. Nggak ribet kyk di Jakarta (Ya..iyalah:D) Sampe tempat, Hayu langsung pesen makanan2 yang belum pernah kita cobain antara lain ada Cabuk Rambak, Nasi Liwet, Pecel Ndeso dan Wedang Angsle. Memang semua serba bersantan. Dan aq nggak suka santan. Tapi, ternyata ini pengecualian. Terutama minumannya Wedang Angsle yang notabene pake santan ini berhasil menjebol min set aq tentang anti santan. Klo nyebutnya tuh santannya ’alus’ nggak bikin eneg, maghteh gtu. Makanya aq doyan hehe^^ Harganya juga jaminan murah meriah loh! Ini dia makanananya...
Selesai kulineria lanjut ke Stadion Manahan. Mau ngapain coba?? Kagak ngapa2in..Cuma muter2 doank...liat anak2 sekolah yang pada pawai menyambut Ramadhan, liat basket, tennis, orang2 yg pada senam jogging dll. Oiya...ngambil gambar a.k.a foto2 Wahahah..tetep yee..narsisnya nggak ketinggalan. Di sini Hayu juga ngelanjutin curcol part3nya lagi loh! huahauhauaaaa...memang aq selalu jadi tempat curcol keman-mana.
Nah, abiz dari situ...niatannya sih mau ke pasar yang deket-deket rumah Hayu buat cari kue2 kering yang bisa dijual lagi. (Cerita singkatnya, project kue keringku gagal tanpa penjelasan yang jelas dari yang ngakunya patner *sebel) Eh...malah kagak jadi...coz dapet penjualnya yang sangat amat teramat ramah sekali...Sehingga bikin kita illfill seketika.
Balik dari pasar Nangka udah siang, aq dan Nunik sempet bingung mau ngapain lagi. Terus qt mutusin buat balik aja ke Ambarawa.
Meskipun cuma semalem tapi aq makasih bangets loh buat mama papanya Hayu juga adik2nya: Bintang & Gita. Udah direpotin sama tamu yang satu ini hehe^^ Aq seneng bisa diterima dengan baik di sini. Next time klo ke Solo lagi pasti aq mampir deh! nggak kapok kan Yu?? hehe^^
Perjalanan menuju terminal menggunakan becak. Alat transportasi paling direcomennded deh di Solo, Jogja, Semarang. Aq geli ketika Nunik comment “Coba kalo Bandungan ada becak yah...pasti seru! Tapi kakinya bakalan gempor deh jadinya!” Hahahaha..gimana nggak gempor orang jalanannya naik turun. Ada ada aja si Nunik. Tapi klo dipikir –pikir boleh juga loh ada becak, alat transportasi murah meriah dengan semilir angin sepoi..sepoi... *halah
Begitu turun becak, langsung masuk bis. Wah mantabz. Langsung wez...wez..wez... Jadi bikin planning lagi deh! “Ntar kita jalan2 dulu yuk di Ambarawa!” Kata Nunik. Dan aq pun mengiyakannya hehe^^ naluri melancongnya masih membara. Eh..pas nyampe Ambarawa angkutannya nggak bisa turun pasar, malah lewat Tambakboyo langsung Pauline. Dan ternyata Bonyok udah stand by aja gtu di situ... Iyaaahhh...rencana terakhir cancel.
Dan hari itu diakhiri dengan nganterin Nunik pulang. Nggak tahu deh gimana capeknya Nunik...coz abiz aq anter dia lanjut sama temen2nya ngurusin turnamen yang sempet ditinggalin. Nunik, aq cuma mau bilang You Are Truly Wonderwoman dah! hahahaha^^
Thankyu buat semuanya ya: Indah, Hayu and Nunik^^ kiss hug*
Selasa, 21 Juni 2011
Tempat yang terlupa...
Maaf...
Sekian lama ku berada di tempat lain
Sekian lama sudah aku tak menyentuhmu...
Maaf...
Bukan ku tak lagi merindumu
Bukan ku tak lagi memikirkanmu
Namun dunia itu, tempat itu sedang menyitaku
Tenanglah, kini aku memandangmu..menyentuhmu...
Kini kuhadir dalam jiwamu...
Tersenyumlah, sebab kan ku ukir kembali kisah bersamamu
Begitu pula kisah-kisahku yang sempat terlewatkan olehmu..
Sekali lagi, setangkup maafku untukmu
Wahai blog pribadiku^^
210611
Sekian lama ku berada di tempat lain
Sekian lama sudah aku tak menyentuhmu...
Maaf...
Bukan ku tak lagi merindumu
Bukan ku tak lagi memikirkanmu
Namun dunia itu, tempat itu sedang menyitaku
Tenanglah, kini aku memandangmu..menyentuhmu...
Kini kuhadir dalam jiwamu...
Tersenyumlah, sebab kan ku ukir kembali kisah bersamamu
Begitu pula kisah-kisahku yang sempat terlewatkan olehmu..
Sekali lagi, setangkup maafku untukmu
Wahai blog pribadiku^^
210611
Jumat, 15 April 2011
*Catet Tweet Komedi by @radityadika part 2
Okeh, kita ngobrolin komedi lagi ya, kali ini agak berat pembahasannya gak papa ya..
1. Kalau kemarin lebih ke teknis, gue hari ini mo ngobrolin sesuatu yg lebih filosofis: sebenarnya, apa sih yang membuat kita tertawa?
3. Di bbrp bagian di buku The World as Will and Representation, Schopenhauer, seorang filsuf Jerman, mencoba jawab pertanyaan tersebut..
4. Menurut Schopenhauer, tertawa adalah sebuah respons yang datang dari sesuatu yang dibilang sebagai “the ludicrous”..
5.The ludicrous adalah ketidaksinambungan yg kita dpt di antara “representasi konseptual kita atas realitas” dan “realitas” itu sendiri
6.Kita punya representasi konseptual atas apa pun yg kita alami. Misalnya sewaktu lagi naik bus..
7. Pas naik bus, ada konseptualisasi di kepala kita tentang bus itu seperti apa dan apa yg berhubungan dengan konsep2 di dalam bus..
8. Gak mungkin kita mikir akan ada penari telanjang di dalam bus, karena itu tidak masuk ke dalam representasi konseptual kita atas bus..
9. Nah, the ludicrous adalah ketika realitas punya konflik scr langsung dengan keseluruhan representasi konseptual yg ada di kepala kita.
10.Dan semakin kuat dan tidak terduga konflik konseptual ini, semakin heboh tawa si pembaca. Bingung? Kasih contoh ya..
11.Contoh paling gampang: Briptu Norman. Kita ketawa ihat Briptu Norman joget2 india. Kenapa? Mari coba kita jelaskan menurut Schopenhauer
12.Karena konseptalisasi di kepala kita tentang polisi, adalah mereka adalah yg galak. Maka, ketika ada polisi yg joget2 India..
13..kita tertawa karena melihat ekspresinya yg lucu, dan kita tertawa dengan terbenturnya konsep bahwa ada polisi (brimob pula) joget India.
14. Kita bedah lg, ada dua kondisi: yaitu pas liat Norman sebelum joget (sebut saja pre-Caya) dan pas ngeliat Norman joget2 (post-Caya).
15.Di sini, semakin orang percaya dan nyaman dalam mengonsepkan pre-Caya, semakin tidak terduga dia bahwa akan ada post-Caya.
16.Maka, semakin tidak menduga seseorang akan terjadinya post-Caya, semakin besar pula tertawanya.
17.Contoh lainnya yang lebih lazim, misalnya tebak2kan: Tanya: Telur telur apa yg paling keras? Jawab: telurnya Malin Kundang.
18. Joke tadi (bisa aja) lucu, krn kita duga jawabannya tebak2an berhubungan dgn telur beneran, sesuai dgn konsep ttg telur di kepala kita.
19.Tapi, dgn jawaban tadi, hal itu membentur konsep kita akan telur, yg dimaksud "telur" yg lain, bawa2 Malin Kundang pula!
20. Menurut Schopenhauer, ada dua kondisi agar org ketawa: pemahaman atas suatu hal, dan pemahaman baru atas hal td dgn informasi tambahan.
21.Maka, orang yg ga paham bahwa konsep polisi itu tegas ga ketawa dgn Briptu Norman, krn di tidak tahu bahwa itu secara konsep berbenturan.
22. Org yg ga tau siapa itu Malin Kundang, ga ketawa dgn tebak2an tadi. Karena dia tidak nangkep pergeseran konsepnya.
23. Makanya, kalo gak ketawa thd suatu jokes, jgn buru2 bilang gak lucu atau jayus, siapa tau lo gak ngerti konsep2 yg dia berikan. :p
24. Kalo mau disambungin sama twit gue kemaren, skema setup- punchline berkaitan erat dgn penjelasan Schopenhauer kenapa orang ketawa.
25. Punchline itu alat untuk perbenturan konseptual ini. Dan semakin kuat punchline-nya, semakin bergeser konsepnya, humornya semakin lucu.
26. "Membenturkan konsep" bagi komedian panggung butuh timing, attitude, build-up dan lain2. Tujuannya agar benturannya kuat dan org ketawa.
NB: itu tadi serentetan tweet dari Raditya Dika yg malam ini baru dia share Tujuanq untuk copas tweet ini sebenernya lebih kepada ingin berbagi pada para penulis lain yg mungkin juga ingin mendapatkan ilmu2 menulis. Terutama menulis komedi. Selain itu rasanya sayang aja kl tweet yg segini banyak cuma nangkrik di Tweeter hanya bbrp menit aja. Maka dengan menaruhnya di sini, semoga bisa memperpanjang umur tweetnya Raditya Dika deh!
So, silahkan untuk menilik ilmunya Raditya Dika dan semoga bermanfaat ya^^
1. Kalau kemarin lebih ke teknis, gue hari ini mo ngobrolin sesuatu yg lebih filosofis: sebenarnya, apa sih yang membuat kita tertawa?
3. Di bbrp bagian di buku The World as Will and Representation, Schopenhauer, seorang filsuf Jerman, mencoba jawab pertanyaan tersebut..
4. Menurut Schopenhauer, tertawa adalah sebuah respons yang datang dari sesuatu yang dibilang sebagai “the ludicrous”..
5.The ludicrous adalah ketidaksinambungan yg kita dpt di antara “representasi konseptual kita atas realitas” dan “realitas” itu sendiri
6.Kita punya representasi konseptual atas apa pun yg kita alami. Misalnya sewaktu lagi naik bus..
7. Pas naik bus, ada konseptualisasi di kepala kita tentang bus itu seperti apa dan apa yg berhubungan dengan konsep2 di dalam bus..
8. Gak mungkin kita mikir akan ada penari telanjang di dalam bus, karena itu tidak masuk ke dalam representasi konseptual kita atas bus..
9. Nah, the ludicrous adalah ketika realitas punya konflik scr langsung dengan keseluruhan representasi konseptual yg ada di kepala kita.
10.Dan semakin kuat dan tidak terduga konflik konseptual ini, semakin heboh tawa si pembaca. Bingung? Kasih contoh ya..
11.Contoh paling gampang: Briptu Norman. Kita ketawa ihat Briptu Norman joget2 india. Kenapa? Mari coba kita jelaskan menurut Schopenhauer
12.Karena konseptalisasi di kepala kita tentang polisi, adalah mereka adalah yg galak. Maka, ketika ada polisi yg joget2 India..
13..kita tertawa karena melihat ekspresinya yg lucu, dan kita tertawa dengan terbenturnya konsep bahwa ada polisi (brimob pula) joget India.
14. Kita bedah lg, ada dua kondisi: yaitu pas liat Norman sebelum joget (sebut saja pre-Caya) dan pas ngeliat Norman joget2 (post-Caya).
15.Di sini, semakin orang percaya dan nyaman dalam mengonsepkan pre-Caya, semakin tidak terduga dia bahwa akan ada post-Caya.
16.Maka, semakin tidak menduga seseorang akan terjadinya post-Caya, semakin besar pula tertawanya.
17.Contoh lainnya yang lebih lazim, misalnya tebak2kan: Tanya: Telur telur apa yg paling keras? Jawab: telurnya Malin Kundang.
18. Joke tadi (bisa aja) lucu, krn kita duga jawabannya tebak2an berhubungan dgn telur beneran, sesuai dgn konsep ttg telur di kepala kita.
19.Tapi, dgn jawaban tadi, hal itu membentur konsep kita akan telur, yg dimaksud "telur" yg lain, bawa2 Malin Kundang pula!
20. Menurut Schopenhauer, ada dua kondisi agar org ketawa: pemahaman atas suatu hal, dan pemahaman baru atas hal td dgn informasi tambahan.
21.Maka, orang yg ga paham bahwa konsep polisi itu tegas ga ketawa dgn Briptu Norman, krn di tidak tahu bahwa itu secara konsep berbenturan.
22. Org yg ga tau siapa itu Malin Kundang, ga ketawa dgn tebak2an tadi. Karena dia tidak nangkep pergeseran konsepnya.
23. Makanya, kalo gak ketawa thd suatu jokes, jgn buru2 bilang gak lucu atau jayus, siapa tau lo gak ngerti konsep2 yg dia berikan. :p
24. Kalo mau disambungin sama twit gue kemaren, skema setup- punchline berkaitan erat dgn penjelasan Schopenhauer kenapa orang ketawa.
25. Punchline itu alat untuk perbenturan konseptual ini. Dan semakin kuat punchline-nya, semakin bergeser konsepnya, humornya semakin lucu.
26. "Membenturkan konsep" bagi komedian panggung butuh timing, attitude, build-up dan lain2. Tujuannya agar benturannya kuat dan org ketawa.
NB: itu tadi serentetan tweet dari Raditya Dika yg malam ini baru dia share Tujuanq untuk copas tweet ini sebenernya lebih kepada ingin berbagi pada para penulis lain yg mungkin juga ingin mendapatkan ilmu2 menulis. Terutama menulis komedi. Selain itu rasanya sayang aja kl tweet yg segini banyak cuma nangkrik di Tweeter hanya bbrp menit aja. Maka dengan menaruhnya di sini, semoga bisa memperpanjang umur tweetnya Raditya Dika deh!
So, silahkan untuk menilik ilmunya Raditya Dika dan semoga bermanfaat ya^^
Senin, 11 April 2011
Tentang Tulisan Komedi by @radityadika
Senin, 11 April 2011
Barusan baca Tweet dari @radityadika yang lagi share tentang tips-tips menulisnya. Dia ngetweet tentang tulisan2 komedi gitu deh! Meskipun aq bukan termasuk sebagai penulis komedi dan belum punya ketertarikan untuk menelorkan tulisan komedi, tapi aq pikir tweetnya ini sangat bagus kalau dibaca oleh temen2 yang memang berminat memperdalam tulisan2 komedinya. So, dengan berbekal niatan untuk saling share sesuatu yg bermanfaat ya aq posting di sini deh! Tadinya udah mention duluan buat minta ijin share, tapi mungkin…namanya juga artis, peluang mention qt direply itu amat sangat kecil sekali. Tunggu ditunggu nggak di reply juga, takut infonya cepet basi ya aq langsung posting sekarang.
Oiya, ini tweet dalam bentuk aslinya ya. Jadi maksudnya tidak mengubah, mengurangi ataupun menambah tweet2 yang ditulis langsung oleh Raditya Dikanya sendiri. (Sebenernya karena aq nggak ngerti, nggak mudeng jadi copas aja hehe..) Semoga Raditya Dikanya nggak berkeberatan ya, coz sebelumnya udah minta ijin tapi nggak ditanggepin.
”Banyak yg minta ttg cara nulis komedi ya.. Okeh.. Gue coba dari paling fundamentalnya menurut gue: stand up comedy ya..”
1. Gue berpikir tiap org yg mau nulis komedi paling ga harus paham dulu stand up comedy dan bagaimana jokes dikonstruksikan didalamnya..
2. Bagi yg blom tau, stand up comedy adalah salah satu bentuk melawak dgn cara bicara sendirian di depan orang banyak..
3. Stand up comedy bisa dibilang semacam monolog, namun dengan struktur lebih rapih, lebih fast-paced, dan (biasanya) lebih singkat..
4. Bagi yang penasaran bisa coba lihat di youtube search aja “stand up comedy” ada banyak banget contohnya.. Perhatiin, ini dasar komedi..
5. Stand up comedy sebenarnya muncul dari Inggris pada abad ke 18 – 19, namun mendapat popularitas yang cepat dari perkembangannya di US..
6. Orang yg melakukan stand up comedy disebut sebagai juga “comic”, satu kesatuan lawakan = “set” dan masing2 jokes = “bits”..
7. Ga semua calon penulis komedi di indonesia paham stand-up comedy krn 1) ga tahu, atau 2) tahu tapi ga ngerti karena kendala bahasa..
8. Kalo emang gak ngerti gara2 kendala bahasa, calon penulis mending belajar bahasa inggris deh.. :p
9. belajar bhs inggris membantu bukan hanya u/ paham stand up comedy tapi juga u/ baca tulisan2 asing sbg bahan pengayaan tulisan kita..
10. Balik ke stand up, Isi lawakan dlm stand up comedy macem2, biasanya bercerita tentang observasi dan pengalaman pribadi sang komedian..
11. Masing2 komedian/comics punya ciri khasnya sendiri, George Carlin misalnya lebih ke menggerutu dan sering nyerempet ke religi..
12. Jerry Seinfeld lebih “bersih” tanpa sumpah serapah, sebaliknya Richard Pryor isinya menyumpah dan mengumpat2..
13. Dave Chappelle berbicara ttg org kulit hitam, Margareth Cho bicara tentang politik dan perempuan, Ellen DeGeneres ttg kehidupan modern..
14. Yang keren Robin Williams, banyak org bilang stand up comedy dia semuanya improv dan tidak dihafalkan.. On the spot lawakannya keluar!
15. Mitch Hedberg jokesnya “one-liner” yaitu hanya sekalimat2, sedangkan Mitch Fatel lebih ke arah seks. Masih banyak yg lain..
16. Semua komedian tadi ada di youtube, bisa liatsendiri.. Pahami gmn stand up comedian ini menyalurkan "persona" mrk menjadi lawakan..
17. Oke, sekarang pertanyaannya: knp stand up comedy harus dipahami oleh seorang penulis komedi? Kan mediumnya berbeda? Karena eh karena..
18. Stand up comedy membantu kita memahami anatomi paling dasar dari sebuah lelucon yaitu SETUP dan PUNCHLINE.. Ini luar biasa penting..
19. Set-up = bagian yg tidak lucu, sedangkan punchline = bagian yg lucu. Ini adalah kerangka dasar sebuah jokes. Contohnya begini..
20. Berikut adalah jokes Mitch Hedberg yg akan digunakan sbg contoh, yg dia katakan pada saat stand up comedy dalam CD Mitch All Together:
21. Jokes-nya adalah: "My fake plants died because I did not pretend to water them.” - Mitch Hedberg
22. Setup dari jokes tadi adalah: "my fake plants died", sedangkan punchline = "because I did not pretend to water them"..
23. Ada twist yg membuat kita ketawa pada punchline tersebut. Kita “dibelokkan” oleh punchline-nya, seperti ditonjok (makanya namanya punch)
24. (btw, kenapa kita ketawa pd punchline yg asik bs dijelaskan scr filosofis -oleh schopenahuer lebih tepatnya, tp itu lain waktu aja :p)
25. Semua komedian pake struktur ini. Ada yang setupnya panjang, kadang ada yang cuma dua kata, tp konstruksinya sama: Setup - Punchline!
26. Dane Cook contoh stand up comedian yg dikritik karena jokes2nya gak punya punchline, hanya memainkan ekspresi muka dan kata2 kasar..
27. Gue sendiri dalam menulis, satu paragraf biasanya terdiri dari 3 kalimat setup yang diiringi dgn punchline. Lama2 intuitif kok..
28. Kalau kita tahu tentang setup dan punchline yg dipake oleh standup comedian, lalu apa gunanya dalam menulis komedi?
29. Dalam mengkonstruksi kalimat dalam sebuah tulisan komedik, kita pake cara stand up comedia: berusaha mencari set up sebanyak mungkin..
30. Pengalaman kita, yg sedih, yg nakutin, yg bikin sakit hati, itu semua tambang emas setup, dan PASTI bisa dicari puchline-nya, asal jeli.
31. Setelah setup ketemu, kita baru berpikir apa punchline-nya? Komedian2 bisa berminggu2 mencari punchline yang pas..
32. Banyak komedian yg nulis stand up comedy-nya ke buku.. Bisa kita otopsi jokes2 mereka. Ini latihan yang baik untuk belajar nulis jokes.
33. Jerry Seinfeld menulis Seinlanguage, George Carlin menulis Brain Droppings, Tim Allen dgn I'm Not Really Here.. Lalu masih banyak lagi..
34. Yang agak beda Ellen DeGeneres, dia menulis My Point Is And I do Have One dengan cara mengembangkan sets yang dia punya menjadi prosa..
35. Kalau udah jago, kita bisa buat dialog jadi sebuah punchline. Atau buat set-up panjang dalam bentuk adegan visual.. Bisa jadi macem2..
36. Nah, next time mau nulis blog yg komedik, novel yg komedik, cari ritme-nya: bisa 2 kalimat 1 punchline, bisa 1 paragraf 1 punchline..
37. Intinya, dasar komedi = SETUP dan PUNCHLINE yg baik. Banyak2 bedah jokes standup comedian, lalu praktekkan sendiri dlm tulisan..
38. Jokes dalam tulisan harus asosiatif (dgn setup-punchline), bukan slapstick kayak tulisan "gue jatoh dr tangga".. Kenapa?
39. Karena dgn jokes yg asosiatif akan membuat pembaca berpikir sendiri sebelum tertawa, jatuhnya lebih memuaskan buat pembaca..
40. Membaca adalah proses discovery, lelucon yg kita tulis jg harus memberikan itu buat pembaca, ada sense of discovery-nya. :)
“Btw, komedi aspeknya byk lho, bisa dari filosofis (knp kita ketawa?), sampe ke teknis (gmn bikin org ketawa?). Komedi itu seni, ilmu jg. :p”
Well, semoga tweetnya @radityadika ini bermanfaat buat temen2 yang sedang mencoba untuk menulis ya, terutama tulisan2 komedi cerdas.
Barusan baca Tweet dari @radityadika yang lagi share tentang tips-tips menulisnya. Dia ngetweet tentang tulisan2 komedi gitu deh! Meskipun aq bukan termasuk sebagai penulis komedi dan belum punya ketertarikan untuk menelorkan tulisan komedi, tapi aq pikir tweetnya ini sangat bagus kalau dibaca oleh temen2 yang memang berminat memperdalam tulisan2 komedinya. So, dengan berbekal niatan untuk saling share sesuatu yg bermanfaat ya aq posting di sini deh! Tadinya udah mention duluan buat minta ijin share, tapi mungkin…namanya juga artis, peluang mention qt direply itu amat sangat kecil sekali. Tunggu ditunggu nggak di reply juga, takut infonya cepet basi ya aq langsung posting sekarang.
Oiya, ini tweet dalam bentuk aslinya ya. Jadi maksudnya tidak mengubah, mengurangi ataupun menambah tweet2 yang ditulis langsung oleh Raditya Dikanya sendiri. (Sebenernya karena aq nggak ngerti, nggak mudeng jadi copas aja hehe..) Semoga Raditya Dikanya nggak berkeberatan ya, coz sebelumnya udah minta ijin tapi nggak ditanggepin.
”Banyak yg minta ttg cara nulis komedi ya.. Okeh.. Gue coba dari paling fundamentalnya menurut gue: stand up comedy ya..”
1. Gue berpikir tiap org yg mau nulis komedi paling ga harus paham dulu stand up comedy dan bagaimana jokes dikonstruksikan didalamnya..
2. Bagi yg blom tau, stand up comedy adalah salah satu bentuk melawak dgn cara bicara sendirian di depan orang banyak..
3. Stand up comedy bisa dibilang semacam monolog, namun dengan struktur lebih rapih, lebih fast-paced, dan (biasanya) lebih singkat..
4. Bagi yang penasaran bisa coba lihat di youtube search aja “stand up comedy” ada banyak banget contohnya.. Perhatiin, ini dasar komedi..
5. Stand up comedy sebenarnya muncul dari Inggris pada abad ke 18 – 19, namun mendapat popularitas yang cepat dari perkembangannya di US..
6. Orang yg melakukan stand up comedy disebut sebagai juga “comic”, satu kesatuan lawakan = “set” dan masing2 jokes = “bits”..
7. Ga semua calon penulis komedi di indonesia paham stand-up comedy krn 1) ga tahu, atau 2) tahu tapi ga ngerti karena kendala bahasa..
8. Kalo emang gak ngerti gara2 kendala bahasa, calon penulis mending belajar bahasa inggris deh.. :p
9. belajar bhs inggris membantu bukan hanya u/ paham stand up comedy tapi juga u/ baca tulisan2 asing sbg bahan pengayaan tulisan kita..
10. Balik ke stand up, Isi lawakan dlm stand up comedy macem2, biasanya bercerita tentang observasi dan pengalaman pribadi sang komedian..
11. Masing2 komedian/comics punya ciri khasnya sendiri, George Carlin misalnya lebih ke menggerutu dan sering nyerempet ke religi..
12. Jerry Seinfeld lebih “bersih” tanpa sumpah serapah, sebaliknya Richard Pryor isinya menyumpah dan mengumpat2..
13. Dave Chappelle berbicara ttg org kulit hitam, Margareth Cho bicara tentang politik dan perempuan, Ellen DeGeneres ttg kehidupan modern..
14. Yang keren Robin Williams, banyak org bilang stand up comedy dia semuanya improv dan tidak dihafalkan.. On the spot lawakannya keluar!
15. Mitch Hedberg jokesnya “one-liner” yaitu hanya sekalimat2, sedangkan Mitch Fatel lebih ke arah seks. Masih banyak yg lain..
16. Semua komedian tadi ada di youtube, bisa liatsendiri.. Pahami gmn stand up comedian ini menyalurkan "persona" mrk menjadi lawakan..
17. Oke, sekarang pertanyaannya: knp stand up comedy harus dipahami oleh seorang penulis komedi? Kan mediumnya berbeda? Karena eh karena..
18. Stand up comedy membantu kita memahami anatomi paling dasar dari sebuah lelucon yaitu SETUP dan PUNCHLINE.. Ini luar biasa penting..
19. Set-up = bagian yg tidak lucu, sedangkan punchline = bagian yg lucu. Ini adalah kerangka dasar sebuah jokes. Contohnya begini..
20. Berikut adalah jokes Mitch Hedberg yg akan digunakan sbg contoh, yg dia katakan pada saat stand up comedy dalam CD Mitch All Together:
21. Jokes-nya adalah: "My fake plants died because I did not pretend to water them.” - Mitch Hedberg
22. Setup dari jokes tadi adalah: "my fake plants died", sedangkan punchline = "because I did not pretend to water them"..
23. Ada twist yg membuat kita ketawa pada punchline tersebut. Kita “dibelokkan” oleh punchline-nya, seperti ditonjok (makanya namanya punch)
24. (btw, kenapa kita ketawa pd punchline yg asik bs dijelaskan scr filosofis -oleh schopenahuer lebih tepatnya, tp itu lain waktu aja :p)
25. Semua komedian pake struktur ini. Ada yang setupnya panjang, kadang ada yang cuma dua kata, tp konstruksinya sama: Setup - Punchline!
26. Dane Cook contoh stand up comedian yg dikritik karena jokes2nya gak punya punchline, hanya memainkan ekspresi muka dan kata2 kasar..
27. Gue sendiri dalam menulis, satu paragraf biasanya terdiri dari 3 kalimat setup yang diiringi dgn punchline. Lama2 intuitif kok..
28. Kalau kita tahu tentang setup dan punchline yg dipake oleh standup comedian, lalu apa gunanya dalam menulis komedi?
29. Dalam mengkonstruksi kalimat dalam sebuah tulisan komedik, kita pake cara stand up comedia: berusaha mencari set up sebanyak mungkin..
30. Pengalaman kita, yg sedih, yg nakutin, yg bikin sakit hati, itu semua tambang emas setup, dan PASTI bisa dicari puchline-nya, asal jeli.
31. Setelah setup ketemu, kita baru berpikir apa punchline-nya? Komedian2 bisa berminggu2 mencari punchline yang pas..
32. Banyak komedian yg nulis stand up comedy-nya ke buku.. Bisa kita otopsi jokes2 mereka. Ini latihan yang baik untuk belajar nulis jokes.
33. Jerry Seinfeld menulis Seinlanguage, George Carlin menulis Brain Droppings, Tim Allen dgn I'm Not Really Here.. Lalu masih banyak lagi..
34. Yang agak beda Ellen DeGeneres, dia menulis My Point Is And I do Have One dengan cara mengembangkan sets yang dia punya menjadi prosa..
35. Kalau udah jago, kita bisa buat dialog jadi sebuah punchline. Atau buat set-up panjang dalam bentuk adegan visual.. Bisa jadi macem2..
36. Nah, next time mau nulis blog yg komedik, novel yg komedik, cari ritme-nya: bisa 2 kalimat 1 punchline, bisa 1 paragraf 1 punchline..
37. Intinya, dasar komedi = SETUP dan PUNCHLINE yg baik. Banyak2 bedah jokes standup comedian, lalu praktekkan sendiri dlm tulisan..
38. Jokes dalam tulisan harus asosiatif (dgn setup-punchline), bukan slapstick kayak tulisan "gue jatoh dr tangga".. Kenapa?
39. Karena dgn jokes yg asosiatif akan membuat pembaca berpikir sendiri sebelum tertawa, jatuhnya lebih memuaskan buat pembaca..
40. Membaca adalah proses discovery, lelucon yg kita tulis jg harus memberikan itu buat pembaca, ada sense of discovery-nya. :)
“Btw, komedi aspeknya byk lho, bisa dari filosofis (knp kita ketawa?), sampe ke teknis (gmn bikin org ketawa?). Komedi itu seni, ilmu jg. :p”
Well, semoga tweetnya @radityadika ini bermanfaat buat temen2 yang sedang mencoba untuk menulis ya, terutama tulisan2 komedi cerdas.
workshop bersama Raditya Dika di USM Semarang
Sabtu, 09 April 2011
Sekarang aq dan Nunik kembali bepergian ke Semarang. Untung baca retwitt-an dari @infoSmg kalau bakal ada workshop penulisan bersama Raditya Dika. Waahhh...nggak boleh dilewatin juga nihhh! Oke. meskipun jarak tempuhnya lebih deket daripada kalau ke Yogya, aq tetep planning berangkat sepagi mungkin.
Pukul 06.00 wib aq dan Nunik janjian ketemu di daerah Bandungan, untuk mempersingkat waktu sih. Dapet bis sekitar 30 menit kemudian. Atas saran dari Bapak qt turun di Tugu Muda terus nyambung pake taxi. Eh ternyata rada susah cari taxi di Tugu Muda, tau gitu turun di RS Kariadi aja..Ya udahlah besok2 udah tau sendiri.
Sampai di lokasi pukul 08.15 wib. Nggak telat sih soalnya belum mulai juga. Eh tapi aq nggak nyangka loh sama temen2 panitia USM. Memang sebelumnya aq udah menghubungi salah satu panitianya dan mereka bilang akan membantu bila aq perlu bantuan. Tapi nggak nyangkanya tuh belum turun taxi aja udah ada yang nyamperin and nanya ”Galuh ya? yang pake kursi roda?” Waaahhh...aq terharu. Sampe segitu carenya mereka *hikz* Di dalem pun semua welcome loh! Terus bisa kenalan dengan temen2 dari USM Semarang juga.

Nah, yang ditunggu2 akhirnya dateng juga deh! Raditya Dika. Menurut pengakuannya dia belum tidur sama sekali jadi rada2 lemes. Oke deh, tapi setelah mulai bicara kok nggak ada lemes2nya ya..malah kayak ful energi gitu. Haha..gimana enggak orang dia ceritanya sampe mengebu2 gitu. Wah...yang kemaren dateng pasti tau deh gimana Raditya Dika berhasil mengocok perut peserta workshop. Dan ada juga yang sampe nangis2 saking ngakaknya (sebelahq : baca: Nunik). Salah satu celetukan Nunik pas Radit cerita2 tentang cowok & cewek:
”Bener banget! Bener!” Sambil megangin perutnya dan nunduk2 nggak jelas. ”Emang bener, cowokku juga bilang gitu kalo aq lagi nangis. Kamu tuh jelek tau kalo nangis!”
Aq yang dengerin omongannya Nunik tanpa mengalihkan perhatian ke stage ikutan ngekek tanda mengiyakan. Padahal sebenernya baru nggeh, ternyata alesannya cowok tuh itu kalau liat cewek nangis. *GUBRAX*
Kelar bercerita pengalaman2 gokil n begonya yang macem2. Sampe deh di sesi tanya jawab. Di sini dia ngasih banyak masukan atau ilmu2 mnulisnya. Aq coba inget2 apa aja yang dia share ya, tapi karena nggak semuanya aq inget jadi seingetq aja. oke? okelah!
Ketika kita kebingungan dalam alur cerita, lebih baik kita coba untuk membuat plotnya terlebih dahulu. Misalnya mau bikin cerita yang dibikin menjadi 3 bagian. Dibikin plotnya dulu aja, bagian I isinya tentang pengenalan tokoh, karakter. Mau dibikin berapa halaman. Terus bagian II tentang konflik atau permasalahan yang dihadapi. Bagian II solusi, pencapaian dsb. Guna plot di sini selain sebagai rancangan awal, juga bisa sebagai arah kemana cerita ini akan berlanjut. Jika ditengah2 cerita mentok, buntu nggak tau musti nulis apalagi, begitu tau plotnya pasti akan menemukan kembali alur cerita selanjutnya.
Anyway, saat Raditya Dika ngomongin plot. Aq teringet twitt dari @deelestari tentang mindmap. Sama ternyata gambaran plot itu seperti apa. Ya kayak orek2an gitu deh. Tapi menurutq lebih terstruktur dan jelas kemana atau apa dan bagaimana saja yang perlu dilakukan. Lalu, aq tergelitik untuk bertanya tentang ’mood’ menulis. Untuk yang ini klik di www.kompasiana.com/galuhayu aja ya. hehe^^
Eh dapet kesempatan foto juga nih sip^^



Kelar workshop, aq ditodong oleh Arif Pradana Kusuma a.k.a Erik Pradana buat share pengalaman2 q selama ini. Sebetulnya sebelum acara qt sempet ngobrol juga tapi berhubung si Arif ini masih ada tugas yang harus dilaksanakan jadinya pas sorenya deh!
Oiya, pas perjalanan pulang (naek taxi soalnya bis ke Bandungan udah abis. Kyyaaa*mahal chyyyn*) aq ma Nunik ngobrol ngalor ngidul lagi. Dan pas aq ngomong ”Kalau tadi dikasih kesempatan untuk sesi Foto! Kalau yang kemaren kok enggak ya?”
”Ya, yang Marchella Zalianty kan artis beneran.”
”Heh??” aq cuma nampangin muka absurd. Maksudnya apa coba? Untung Raditya Dikanya kagak denger. (Semoga nggak ngebaca juga*Ngik!). Aq tertawa lepas dan Nunik tetep asyik sama cemilannya. Hadeuh...bener2 ngehe’ banget ini.
Mendapatkan pengalaman berharga dalam dua event berturut turut. Seneng. Dan bersyukur karena masih bisa mengikutinya. Semoga lain kesempatan aq tetap masih bisa mengikutinya. Amin. Terimakasih untuk temen2 USM atas perhatiannya. Senang berkenalan dengan kalian semua.
^^
Sekarang aq dan Nunik kembali bepergian ke Semarang. Untung baca retwitt-an dari @infoSmg kalau bakal ada workshop penulisan bersama Raditya Dika. Waahhh...nggak boleh dilewatin juga nihhh! Oke. meskipun jarak tempuhnya lebih deket daripada kalau ke Yogya, aq tetep planning berangkat sepagi mungkin.
Pukul 06.00 wib aq dan Nunik janjian ketemu di daerah Bandungan, untuk mempersingkat waktu sih. Dapet bis sekitar 30 menit kemudian. Atas saran dari Bapak qt turun di Tugu Muda terus nyambung pake taxi. Eh ternyata rada susah cari taxi di Tugu Muda, tau gitu turun di RS Kariadi aja..Ya udahlah besok2 udah tau sendiri.
Sampai di lokasi pukul 08.15 wib. Nggak telat sih soalnya belum mulai juga. Eh tapi aq nggak nyangka loh sama temen2 panitia USM. Memang sebelumnya aq udah menghubungi salah satu panitianya dan mereka bilang akan membantu bila aq perlu bantuan. Tapi nggak nyangkanya tuh belum turun taxi aja udah ada yang nyamperin and nanya ”Galuh ya? yang pake kursi roda?” Waaahhh...aq terharu. Sampe segitu carenya mereka *hikz* Di dalem pun semua welcome loh! Terus bisa kenalan dengan temen2 dari USM Semarang juga.
Nah, yang ditunggu2 akhirnya dateng juga deh! Raditya Dika. Menurut pengakuannya dia belum tidur sama sekali jadi rada2 lemes. Oke deh, tapi setelah mulai bicara kok nggak ada lemes2nya ya..malah kayak ful energi gitu. Haha..gimana enggak orang dia ceritanya sampe mengebu2 gitu. Wah...yang kemaren dateng pasti tau deh gimana Raditya Dika berhasil mengocok perut peserta workshop. Dan ada juga yang sampe nangis2 saking ngakaknya (sebelahq : baca: Nunik). Salah satu celetukan Nunik pas Radit cerita2 tentang cowok & cewek:
”Bener banget! Bener!” Sambil megangin perutnya dan nunduk2 nggak jelas. ”Emang bener, cowokku juga bilang gitu kalo aq lagi nangis. Kamu tuh jelek tau kalo nangis!”
Aq yang dengerin omongannya Nunik tanpa mengalihkan perhatian ke stage ikutan ngekek tanda mengiyakan. Padahal sebenernya baru nggeh, ternyata alesannya cowok tuh itu kalau liat cewek nangis. *GUBRAX*
Kelar bercerita pengalaman2 gokil n begonya yang macem2. Sampe deh di sesi tanya jawab. Di sini dia ngasih banyak masukan atau ilmu2 mnulisnya. Aq coba inget2 apa aja yang dia share ya, tapi karena nggak semuanya aq inget jadi seingetq aja. oke? okelah!
Ketika kita kebingungan dalam alur cerita, lebih baik kita coba untuk membuat plotnya terlebih dahulu. Misalnya mau bikin cerita yang dibikin menjadi 3 bagian. Dibikin plotnya dulu aja, bagian I isinya tentang pengenalan tokoh, karakter. Mau dibikin berapa halaman. Terus bagian II tentang konflik atau permasalahan yang dihadapi. Bagian II solusi, pencapaian dsb. Guna plot di sini selain sebagai rancangan awal, juga bisa sebagai arah kemana cerita ini akan berlanjut. Jika ditengah2 cerita mentok, buntu nggak tau musti nulis apalagi, begitu tau plotnya pasti akan menemukan kembali alur cerita selanjutnya.
Anyway, saat Raditya Dika ngomongin plot. Aq teringet twitt dari @deelestari tentang mindmap. Sama ternyata gambaran plot itu seperti apa. Ya kayak orek2an gitu deh. Tapi menurutq lebih terstruktur dan jelas kemana atau apa dan bagaimana saja yang perlu dilakukan. Lalu, aq tergelitik untuk bertanya tentang ’mood’ menulis. Untuk yang ini klik di www.kompasiana.com/galuhayu aja ya. hehe^^
Eh dapet kesempatan foto juga nih sip^^
Kelar workshop, aq ditodong oleh Arif Pradana Kusuma a.k.a Erik Pradana buat share pengalaman2 q selama ini. Sebetulnya sebelum acara qt sempet ngobrol juga tapi berhubung si Arif ini masih ada tugas yang harus dilaksanakan jadinya pas sorenya deh!
Oiya, pas perjalanan pulang (naek taxi soalnya bis ke Bandungan udah abis. Kyyaaa*mahal chyyyn*) aq ma Nunik ngobrol ngalor ngidul lagi. Dan pas aq ngomong ”Kalau tadi dikasih kesempatan untuk sesi Foto! Kalau yang kemaren kok enggak ya?”
”Ya, yang Marchella Zalianty kan artis beneran.”
”Heh??” aq cuma nampangin muka absurd. Maksudnya apa coba? Untung Raditya Dikanya kagak denger. (Semoga nggak ngebaca juga*Ngik!). Aq tertawa lepas dan Nunik tetep asyik sama cemilannya. Hadeuh...bener2 ngehe’ banget ini.
Mendapatkan pengalaman berharga dalam dua event berturut turut. Seneng. Dan bersyukur karena masih bisa mengikutinya. Semoga lain kesempatan aq tetap masih bisa mengikutinya. Amin. Terimakasih untuk temen2 USM atas perhatiannya. Senang berkenalan dengan kalian semua.
^^
Langganan:
Postingan (Atom)