Minggu, 19 Mei 2013

KAMU (part18)



Ternyata aku takut…

Aku takut menjauhimu

Aku takut kamu semakin menjauh

Ya…sepertinya aku takut…sangat takut…

Bahkan aku takut untuk merindukanmu

Aku takut memikirkanmu

Aku takut pada bayangan di depan cermin ini

Aku takut pada diriku sendiri

Aku takut…

Aku takut untuk kehilanganmu. 

 

180513

KAMU (part17)





Masih…


Masih sama, seperti kemarin

Resahku menderu biru…

Sejengkal demi sejengkal kupotong ingatanku

Agar resahku tak menusuk menembus sudut tersulitku

Sebilah pikiran ku patri di luar keraguanku

Agar tanyaku tak menghujam tiap hela nafas terdalamku

Namun, masih saja…

Masih…

Aku mau kamu tahu…

Aku menjagamu, menjaga hatimu

Dengan terus berusaha menepati apa inginmu

“I will try” dan “I will do”

Agar terjaga selamanya…itu katamu…

Aku tak pernah sedetikpun melupakannya

Dan aku tak pernah sekalipun tak berusaha mengiyakannya

Namun seringkali aku tak punya daya

Aku tak bisa untuk tidak mempedulikanmu

Aku tak bisa untuk tak melihatmu

Kamu…maafkan aku…

Jika rasaku masih menutupi kedua mata hatiku

Tapi, aku pastikan satu hal…

Aku tak akan pernah pergi menghilang, ataupun bersembunyi dibalik nyata yg sesungguhnya

 


180513

KAMU (part16)




Ada tanya menyeruak seketika
“Siapa dia?”
Hasrat tertahan sebuah realita, nyata
“Diakah sekarang?”
Ingin hati mendamba biasa
Masihkah kiranya tak mengapa menantikanmu?
Masihkah kiranya tahu diriku memenangkannya?
Bukan untuk mencerca, bukan jua menilaimu
Sekedar hati bertukar kisah barumu
Sebatas tahu akan menjadi penawar resahku
“Hai kamu…bolehkah aku tahu?”
Tanya ini kutelan perlahan
Terbius oleh nyata yang terlalu takut akan sebuah penolakanmu  
“Ada apa ini? Mengapa kelu menghimpitku?”
Aku tak mau begini
Aku ingin bukan seperti ini
Aku ingin kembali nyaman dalam kisah rahasia itu
Hilangkan keterasingan ini
Kamu…kamu…kamu….
Aku tercekat oleh nyata itu
Nyata yg terucap dari kita, oleh kita
Haruskah aku menepi lalu pergi dengan sebungkus tanya yang mengerasi hati?
Haruskah aku berlalu tanpa peduli bayang hatimu masih membekas dalam duri?
Ataukah aku harus kembali bertahan bersama resah tanya ini?
Ahh…sulitku menanyakan hatimu yang telah membungkam logikaku
Hingga kata-kata sederhanapun menguap tiada jejak tiada rupa…
“Itu siapa?”

180513

Kamis, 16 Mei 2013

KAMU (part15)




Sudah setengah jalan kisah ini terukir


Kamu masih disitu…


Sudah ratusan abjad membingkai cerita


Kamu tetap saja disitu…


Akankah kisah ini tak berujung?


Aku takut berkata mungkin


Kisah ini ada karna kamu ada


Kisah ini tercipta dari bongkahan cinta dalam temaram


Kisah ini hidup untuk menghidupi jiwa yang terabaikan


Jiwa yang masih terabaikan, namun setia dalam pengharapan


Kamu…belumkah jua mengerti


Belumkah menyadari, dirimu adalah peran utama kisah ini?


Atau diammukah jawaban yang ingin tersampaikan?


Acuhmukah cara untuk menepisku?


Beri aku pertandamu, beritahu aku…


Tunjukkan padaku, tunjukkan kejujuran itu


Apapun itu, sesakit apapun nanti


Aku tak akan pernah bisa membencimu


Aku akan menerimanya, selama nuranimu yang berbicara bukan logika


Aku akan menunggumu…

 



150513