![]() |
| Bersama Ibu, Bu Sol, dan Bu Ermin |
Sabtu, 20 Juli 2013
Senin, 17 Juni 2013
w/ My Heroes @Masehi Temanggung
Well, this is my first time satu panggung dengan ‘My Heroes’.
Sebenarnya acara ini udah sekitar seminggu yg lalu, tepatnya 8 Juni 2013. Acara bertema How To Be a Great
Parent ini diadakan oleh sekolah SMK Masehi Temanggung. Dan istimewanya ini adalah
acara Talkshow pertama yang diadakan di kota Temanggung.
Oiya, aq perkenalkan dulu deh siapa saja sih My Heroes? Absolutely
the one and only my Bapak & Ibu. Tentu saja tidak ada orang lain yang telah
berjuang selama ini demi membesarkan anak
seperti aq. Tanpa mereka mungkin aq belum tentu bisa jadi seperti ini,
berani untuk punya mimpi, berani tampil di depan umum, berani membangkang *ups*
hehehee… Yup, begitulah, aq tidak akan pernah bisa melupakannya. Mereka selalu
meneladankan kebaikan. Meski sering kali dan masih saja berbeda pendapat,
sering berdebat, adu argument, saling ngambek-ngambek nggak jelas, terus aq
juga masih sering bandel hehehhe…tapi, yah aq paham ada bahasa cinta yang kami
sampaikan secara tersirat dalam perbedaan tersebut.
Di acara ini, bintang utamanya adalah Bapak ibu. Ya, iyalah….temanya
aja Great Parent getoohhh!! Tapi aq bangga banget loh, bisa duduk bersama-sama
dalam satu acara di depan banyak orang seperti ini. Selain ini kali pertama
kita sepanggung, ini juga merupakan ajang untuk menunjukkan pada bapak ibu
bahwa seperti ini loh kurang lebih yang Galuh lakukan selama hampir 3 tahun ini bergabung sebagai Trainer
di Adaptive.
Bapak yang lebih banyak menjawab pertanyaan yang disampaikan
moderator. Namun aq yakin ibu pun sebenarnya bisa melakukan hal yang sama hanya
saja mungkin untuk mempersingkat waktu sehingga salah satu yang diberi
kesempatan.
Yang hadir disini adalah orang tua siswa, komite sekolah,
siswa-siswi SMK Masehi Temanggung. Baik yang berasal dari SMK Masehi sendiri
maupun umum.
Di sini tidak hanya Bapak & Ibu saja, ada juga mas Sam. And
he is my heroes too. Beliaulah yang merekrutku untuk bergabung di Adaptive Fun
Outing. Mengapa aq mengatakan beliau juga my Hero, sebab kesempatan yang
diberikan saat itu adalah satu-satunya peluang agar aq bisa melanjutkan
kegiatanku yang sempat terhenti beberapa bulan, stuck. Lulus kuliah, melamar
kerja, diterima, tapi begitu interview pupus begitu saja. Dan itu terjadi bukan
sekali tapi berkali-kali. Sampai akhirnya, mas Sam ternyata tidak melupakan
saya. Beliau datang ke rumah dan mengajak bergabung. Sempat bingung, karena
belum tahu apa yang bisa aq lakukan disana. Tapi mas Sam meyakinkan bahwa
kehadiranku pun bisa membantu. Setelah aq merasa yakin untuk menerimanya,
ternyata kendala masih berlanjut. Ibu belum sepenuh hati mengijinkan. Pelan tapi
pasti, mas Sam berhasil meyakinkan ibu. Dan akhirnya tak terasa sudah hampir 3
tahun aq bergabung di Adaptive.
Sebuah lembaga yang bergerak di bidang Sumber Daya Manusia. Disini
aq belajar banyak hal. Dan semua berproses. Awal masuk tugasku sebagai
notulensi. Dibelakang meja. Kemudian diberi kesempatan untuk tampil di
sela-sela kegiatan. Dan kini ada satu sessi khusus sharing berbagi semua
pengalaman hidup yang telah aq jalani selama ini. Meski sampai kini masih ada
kekeliruan atau kesalahan yang aku lakukan, namun beliau dan juga teman-teman
lain di Adaptive sangat sabar untuk mengajariku. Memberikan masukan, kritik,
saran bahkan tak jarang celaan, sindiran atau ejekan hehehehe… but it’s ok for
me. Sebab aq tau mereka menyampaikan itu demi kebaikanku kedepannya. So, no problem!
Yah, jadi ngga heran kan jika mas Sam juga salah satu my
Hero di dalam perjalanan hidupku. Tanpa beliau mungkin aq hanya berdiam diri
dirumah. Tidak bertemu dengan banyak orang. Sehingga aq sangat berterimakasih
atas kesempatan yang diberikannya padaku.
Aq bersyukur, kini banyak yang mengenalku. Dan aq memang
senang untuk dikenal. Bukan terkenal loh ya…catet! Tanpa bapak, ibu dan juga
mas Sam aq bukanlah siapa-siapa. Meraka yang mengajariku, membimbingku,
menasihatiku serta memberikan kesempatan untuk berkembang. Tidak ada kata lain
yang mampu mengungkapkan kebangganku, rasa terimakasihku. Yang bisa kulakukan
hanya mendoakan mereka agar selalu sehat dan senantiasa terus mendampingiku
hingga nanti. Karena hanya merekalah kini alasanku untuk terus bermimpi tinggi.
Dan semoga aq masih bisa menunjukkan ke mereka impian besarku itu. Amin.
Untuk Masehi Temanggung juga aq ucapkan terimakasih. Dengan acara ini bisa mempertemukan orang-orang yang laur biasa dalam hidupku. Semoga kedepan akan ada lagi acara seperti ini ya! Amin.
Kamis, 30 Mei 2013
KAMU?
Bulan menggeliat manja
Menyimpul untaian cahaya
Memantulkan isyarat penuh makna
Bintang memanggut tahu
Menyunggingkan seutas mengerti
Yang berpendar pelan lirih
Angin malam membelai tajam rasa
Seakan memaksa untuk terlelap gelap
Hingga jiwa tak lekas terluka, mengangga
Hingga angan tak kan terhenyak, berhamburan hilang
Kata-kata tak mampu lagi melukiskan segala
Ribuan pujangga jalanan tak mampu menyadarkan satu hati
Ah…lelahkah ini?
Dua puluh satu hari mozaik ini terbingkai
Nyaris sempurna…
Dua puluh satu hari jua kumenyapamu
Kamu tahu itu?
Guratan luka, penanda tak pernah ada henti untuk berjalan
Sayatan abai, pengingat bahwa menunggu adalah merindu
Goresan perih, penawar kering nuraniku mengharap hadirmu
Ah…aku harus bagaimana?
Masih haruskah KAMU mengisi hari-hariku?
Ataukah harus kembali diri bertanya KAMU itu dia atau kamu?
Jika KAMU adalah ini…maka hentikan sejenak duniamu
Hentikanlah sejenak…agar kubisa memelukmu selalu
Karena kuhanya merindu
Dan jika KAMU itu bukanlah dia
Maka, ajarkan aku membaca tanda darimu…
Menyadari KAMU ada untuk menatapku, dalam..
Lalu merasuk ke pori-pori kebahagian. Selalu.
Ahh…apa kamu tahu, semua KAMU adalah kamu. Dulu.
Kini, di penghujung bulanku…kuingin KAMU adalah dia…
Sebab ku tahu dan kusadari tak kan pernah ada aku di sana,
Ah…aku akan merindu KAMU, apa kamu tahu itu?
Semakin tertulis jelas, semakin jelas pula tak ada bayang diriku
dimatamu
Kisah ini tak pernah ingin ku akhiri, terlebih untuk kumulai…
Namun, kisah ini mengalir mengikuti derasnya gelombang
hatimu
Mengalir…dan terus mengalir…
Tak tahu kan bermuara kemana, tak ada yang tahu..
Satu hal yang kutahu pasti…
Siapapun KAMU, kemarin, hari ini ataupun kelak
Aku ingin ada disana, bersamanya…menatap bulan baru di
peraduan cahaya bintang yang temaram.
Siapapun KAMU, sapa hatiku, peluk jiwaku, dan tuntun mataku…
Sampai bisa kuulang kembali di bulan baru, tersenyum untukmu
Hai KAMU… apa kabarmu??
300513
Selasa, 28 Mei 2013
KAMU (part20)
Sungguh…
Aku tak mengerti…
Aku tak pahami semua ini…
Bukanku menghilang, bukan pula sembunyi
Aku pun tak tahu apa arti ini…
Bukan maksudku menghindari…
Bukan pula enggan mengakhiri…
Ah…aku bingung… entahlah…
Seakan raga terpisah dari sukmanya
Lepas, lunglai melayang tanpa arah
Bukanku ingin membisu…
Tetapi kelu ini begitu sendu…
Mencabik-cabik rongga kemesraanku padamu
Telah goyahkah aku?
Atau hanya mati suri?
Kabut memaksaku menatapmu lebih dalam…
Dalam…dalam lagi hingga terjebak dalam cahaya kelam
Ah…apakah aku harus berlari?
Ataukah berjinjit dari duri-duri ini?
Tidak…
Aku tidak begitu..
Karena aku hanya bisa terdiam, mematung…
Menjadi teman untuk keterdiamanku
Menjadi tangan untuk lukaku
Menjadi suara untuk hampaku
Dan menjadi buih untuk sapamu…..
KAMU (part19)
Ku di sini termenung sendiri
Menatap tirai keraguan akan tanya yang tersamar
Ku di sini tertahan hujan
Menatap derai kerinduan yang mengalir dengan rintiknya
Langganan:
Postingan (Atom)









